• Address : Jl. Prof. Dr. Hamka Kampus UNP Air Tawar Padang
  • Call Us : +627517058693
  • RSS

Mewujudkan Implementasi Pembelajaran Berbasis Pengurangan Resiko Bencana Bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Solok Selatan


Mewujudkan Implementasi Pembelajaran Berbasis Pengurangan Resiko Bencana Bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Solok Selatan

By : Admin PLB Date : 2019-10-14 06:19:34

Bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Solok Selatan 
Solok selatan merupakan daerah yang memiliki pengalaman bencana yang cukup banyak, terhitung dari 13 jenis bencana alam yang ada, hanya tsunami yang tidak pernah dialami oleh masyarakat di kabupaten ini. bencana alam yang sering menjadi langganan adalah gempa bumi, tanah longsor dan banjir bandang. Terbaru, pada bulan februari tahun 2019 terjadi gempa bumi yang menyebabkan kerusakan yang cukup berdampak terhadap kehidupan masyarakatnya. Gempa tersebut terjadi karena pergerakan patahan sumatra yang tepat melalui daerah ini.
Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan ketangguhan bencana masyarakat. Baik berupa upaya mitigasi dan upaya penanggulangan lainnya. Namun ada menurut informasi komunitas/kelompok yang belum pernah terlibat dalam kegiatan mitigasi tersebut adalah kelompok disabilitas, terutama yang berada di sekolah luar biasa. Hal ini menjadi penting mengingat bahwa disabilitas memiliki resiko dua kali lipat terhadap ancaman dari bencana.
Pemerintah Indonesia, melalui Mendinas pada tahun 2010 sebagai perwujudan dari Hyogo Framework, yang secara tegas menyatakan integrasi pengurangan resiko bencana dan keselamatan di sekolah kedalam kurikulum dan pembelajaran di sekolah. namun, sampai sejauh ini peraturan tersebut belum terimplementasi dengan baik di sekolah, terutama di sekolah luar biasa. 
Untuk menjawab kebutuhan implementasi pembelajaran berbasis pengurangan resiko bencana tersebut, tim pengabdian dari jurusan PLB FIP UNP mengadakan pengabdian untuk mengimplementasikan rule model implementasi pembelajaran berbasis bencana di sekolah luar biasa. Pengabdian ini melibatkan semua sekolah luar biasa di Kab. Solok Selatan.  Tema yang diusung pada pengabdian ini adalah “PKM Bagi Guru-guru Sekolah Luar Biasa dalam Implementasi Pembelajaran Berbasis Pengurangan Resiko Bencana Bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Solok Selatan”, 
Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari kegiatan, tanggal 19, 20, 21,27 dan 28 September 2019. Kegiatan ini dihadiri oleh 31 orang  guru-guru dari Sekolah Luar Biasa 01 Sungai Pagu, SLB Sangir , SLB Fan Redha Kabupaten Solok Selatan, lima orang narasumber, dan dua orang mahasiswa. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kabupaten Solok Selatan, Rusdi Harmen, pada hari pertama kegiatan berupa penyampaian materi : pertama, peran pemerintah dalam implementasi pengurangan resiko benca di sekolah. Kedua, konsep dan pembelajaran anak tunagrahita. Ketiga, bencana dan disabilitas. Keempat, pembelajaran berbasis pengurangan resiko bencana bagi anak tunagrahita. Kelima, penyusunan. Keenam, perancangan media pembelajaran berbasis pengurangan resiko bencana bagi anak tunagrahita. Narasumber pada kegitan ini adalah Rusdi Harmen, Ketua BPBD Kab. Solok Selatan. Grahita Kususmastuti, M.Pd pakar pendidikan anak Tunagrahita. Ilham Akerda Edyyul, M.Pd pakar disabilitas dan bencana. Arisul Mahdi, M.Pd. dan Safaruddin, M.Pd. pakar pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Pada hari kedua, perancangan media pembelajaran berbasis pengurangan resiko bencana bagi anak tunagrahita. Pada hari ketiga, penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran berbasis pengurangan resiko bencana bagi anak tunagrahita. Pada hari keempat dan kelima praktek pembelajaran berbasis pengurangan resiko bencana bagi anak tunagrahita.

 

All Rights Reserved © Copyright 2016 Fakultas Ilmu Pendidikan UNP